Penerus Trah Prabu Brawijaya-Part#596

penerus trah prabu brawijaya

Penerus Trah Prabu Brawijaya.
(@SUN-aryo)
(596)
Mataram.
Seri Danang Sutawijaya.

Raden Mas Danang Sutawijaya memahami kekhawatiran orang-orang itu. Maka ia kemudian berkata.
“Aku akan menjadi tamu yang baik, tamu yang bermaksud baik. Semoga ditanggapi dengan baik pula…..!”
“Tetapi Ki Singa Dangsa itu orang yang sulit untuk diajak berembug….!” Berkata salah seorang dari tiga orang itu.
“Akan aku coba….! Jika kalian ragu, kalian boleh menunggu aku di luar telatah Bukit Tidar. Bahkan jika kalian ingin melarikan diri pun aku tidak bisa mencegah kalian. Sebenarnya aku juga ingin ke Kaliangkrik sebelum ke Kedu…..!” Berkata Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Baiklah Raden, nanti kita atur…..!” Jawab orang itu.
“Yaa….! Yang penting aku bisa sampai ke Bukit Tidar lancar tanpa harus banyak bertanya…..!” Berkata Raden Mas Danang Sutawijaya. Raden Mas Danang Sutawijaya memang belum pernah sampai ke Bukit Tidar. Ia pernah sampai di gunung Telamaya maupun Rawapening namun dari sisi timur.
“Baik Raden…..! Kami tidak akan berhianat…..! Jika semua lancar, kami akan antar sampai Kaliangkrik padepokan kami…..!” jawab orang yang tertua di antara mereka bertiga.

Namun akhirnya sajian brongkos dan wedang jahe gula aren pun datang.
“Raden…..! Bukankah Raden yang pernah singgah dan mengusir gerombolan lereng merapi dahulu…..!” Sapa Mbok Bakul pemilik warung yang ikut menyajikan sajian.
“Ooh Mbok…..! Masih ingatkah kepadaku…..?” Bertanya Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Ya tentu saja ingat, Raden…..! Peristiwa itu tidak mungkin kami lupakan….!” Jawab Mbok Bakul.
“Yaa….! Aku ingin benar-benar menikmati brongkos kalian yang dahulu belum sempat kami nikmati…..!” Jawab Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Yaaa benar Raden, dulu belum sempat menikmati tetapi semua sudah dibayar oleh Raden…..!” Jawab Mbok Bakul yang juga teringat saat itu.
Saat itu Raden Mas Danang Sutawijaya bersama dua orang kawannya belum sempat menikmati hidangan ketika tiba-tiba diganggu oleh gerombolan dari lereng Merapi. Namun akhirnya gerombolan yang ingin merampok itu ditundukkan oleh Raden Mas Danang Sutawijaya bersama dua orang kawannya. Ketika itu bersama Ki Dhandhang dan Ki Karep.
“Apakah di antara kisanak bertiga ada yang bersama Raden saat itu…..?” Bertanya Mbok Bakul yang kurang mengingat dua orang kawan Raden Mas Danang Sutawijaya saat itu.
“Kami bertiga baru kali ini mampir di warung ini, Mbok…..!” Jawab salah seorang dari mereka.
“Oooh….! Pasti dari Mataram juga…..!” Tebak Mbok Bakul.
“Bukan Mbok…..! Kami sahabat dari Raden Mas Danang Sutawijaya ini. Kami dari Kaliangkrik telatah Kedu…..!” Jawab salah seorang dari mereka.
Tiba-tiba Mbok Bakul lari-lari kecil keluar warung.
“Kaaaang…..! Kemarilah…..!” Teriak Mbok Bakul kepada orang yang mengurusi kuda.
“Ada apa Mbok…..?” Bertanya orang yang dipanggil.
“Cuci tangan dahulu…..! Ada tamu istimewa bagi kita….!” Berkata Mbok Bakul.
“Baik…..!” Berkata orang yang mengurusi kuda. Ia semula sudah membatin orang muda yang menyerahkan kuda tadi, tetapi masih ragu. Kini ia yakin dengan ingatannya sendiri. “Pasti dia, orang itu…..!” Batinnya.
“Ayoo….., temui piyayi itu…..!” Pinta Mbok Bakul tidak sabar.
“Oooh Raden….! Raden yang telah menyelamatkan kami…..!” Berkata orang itu.
“Heee…..! Siapakah Kisanak…..?” Bertanya Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Saya adalah salah satu anggota gerombolan lereng Merapi yang dahulu melawan Raden di tempat ini…..!” Jawab orang itu.
“Oooo…..! Sekarang juga akan melawan lagi….?” Seloroh Raden Mas Danang Sutawijaya bergurau karena tahu bahwa orang itu tentu tidak akan melawannya.
“Tentu tidak, Raden…..! Kami semua sudah insaf. Banyak yang kembali ke asal mereka. Dan saya yang tidak memiliki tempat tinggal boleh membantu di warung ini untuk mengurusi kuda yang dititipkan…..!” Berkata orang itu.
“Baiklah…..! Nanti kita teruskan berbincang, kami akan menikmati brongkos dulu…..!” Berkata Raden Mas Danang Sutawijaya sambil tersenyum.
……………..
Bersambung……….
(@SUN-aryo)

**Kunjungi web kami di Google.
Ketik; stsunaryo.com
Ada yang baru setiap hari.
Kunjungi pula situs saya di Youtube. Cari; St Sunaryo.

St. Sunaryo

Pensiunan pegawai PT Telkom Indonesia. Sekarang bertempat tinggal di Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungi website https://stsunaryo.com , ada yang baru setiap hari.

Learn More →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *