Penerus Trah Prabu Brawijaya-Part#513

penerus trah prabu brawijaya

Penerus Trah Prabu Brawijaya.
(@SUN-aryo)
(513)
Mataram.
Seri Danang Sutawijaya.

Namun akhirnya gerobak ke tujuh itu sampai di atas, di jalan yang landai. Tetapi mereka yang ikut mendorong dan menarik itu merasa berat walau telah dibantu beberapa orang. Keringat pun bercucuran dan nafas memburu.
Tidak ada tepuk tangan dan me-elu-kan nama seseorang.
Sangat berbeda dengan ketika dibantu oleh Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Mereka sepertinya berat tanpa dibantu oleh Raden…..!” Berkata salah seorang dari empat orang penunggang kuda itu.
Raden Mas Danang Sutawijaya hanya tersenyum tipis.
“Apakah Kisanak sekalian tergesa-gesa untuk segera melanjutkan perjalanan?” Bertanya Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Tidak…! Waktu kami cukup leluasa….!” Jawab pimpinan penunggang kuda itu.
“Jika demikian, aku akan membantu mereka agar cepat selesai…..!” Berkata Raden Mas Danang Sutawijaya.
Tanpa diduga, pimpinan orang berkuda itu menawarkan diri.
“Kami juga tidak berkeberatan untuk ikut membantu….!”
“Ooh jangan……! Ini tentu akan menghambat perjalanan Kisanak sekalian…..!” Berkata Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Anggaplah kami mendapat rintangan di jalan, namun rintangan kali ini rintangan yang menyenangkan karena dapat membantu orang……!” Jawab pimpinan rombongan itu.
Raden Mas Danang Sutawijaya melihat kesungguhan mereka, maka ia setuju dengan niat mereka.
“Baiklah jika demikian, marilah kita bantu. Namun demikian, bolehkah saya mengetahui asal dan tujuan Kisanak sekalian…..?” Bertanya Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Ooh baiklah, kami akan berterus terang setelah tahu siapa Raden yang sebenarnya. Kami adalah utusan Adipati Bagelen yang akan menghadap Kanjeng Sultan Hadiwijaya di Pajang…..!”
“Ooh baiklah…..! Utusan dari Menoreh telah berangkat terlebih dahulu. Dan mereka telah bersedia untuk singgah di pemukiman kami di Kotagede setelah kembali dari Pajang…..!” Berkata Raden Mas Danang Sutawijaya.

Sementara itu gerobak yang ke delapan telah siap untuk didorong dan ditarik.
Mereka, para bajingan dan para pembantunya telah bersiap pula. Bahkan ada beberapa warga yang telah bersiap untuk membantunya.
“Ayooo….! Akan aku beri aba-aba…..!” Berkata penjual batu bata dan genteng.
“Tunggu…..! Kami akan membantu……!” Teriak pimpinan rombongan orang berkuda.
“Oooh……, benarkah……?” Bertanya penjual batu bata dan genteng.
“Benar……! Kami ingin membantu…..!” Jawab pimpinan rombongan orang berkuda.

Mereka, orang-orang berkuda itu benar-benar mewujudkan kata-katanya.
Dua orang ikut menarik dari atas, dua orang lagi ikut mendorong dari kiri kanan gerobak, sedangkan Raden Mas Danang Sutawijaya tetap di tempat semula.
“Siaaaap…….?” Bertanya bajingan yang mengendalikan sapi.
“Siaaaap……!” Jawab mereka serentak.
“Yuuuk……!” Berkata bajingan sambil melecut sapi dengan tidak kencang.
Gerobak pun menggelinding lancar dan ringan.
Tanpa harus berhenti di tanjakan, gerobak telah sampai di atas, di jalan yang landai.
Kini terdengar tepuk tangan meriah dari hampir semua yang barada di sekitar jembatan itu. Keempat orang tersebut ternyata juga memiliki kelebihan, tetapi mungkin tidak sekuat Raden Mas Danang Sutawijaya.
“Terimakasih Kisanak…..! Terimakasih Raden……!” Berkata penjual batu-bata dan genteng.
Mereka hanya tersenyum. Namun nampak wajah-wajah ceria mereka. Mereka senang karena bisa membatu orang lain. Mereka teringat ketika selesai berguru olah kanuragan dahulu yang diminta oleh guru mereka untuk tapa ngrame – bertapa di tengah keramaian dengan membantu siapa pun.
Kini mereka semua bergembira, seakan mendapat tontonan yang langka.

Gerobak yang kesembilan telah bersiap pula. Mereka telah menempatkan diri seperti semula. Bahkan ada yang tidak mau digantikan oleh orang lain.
“Kang….., aku gantikan……!” Pinta salah seorang dari mereka.
“Nanti…..! Aku belum capai…..!” Jawab orang yang akan diganti.
……………
Bersambung………..
(@SUN-aryo).

**Kunjungi web kami di Google.
Ketik; stsunaryo.com
Ada yang baru setiap hari.

St. Sunaryo

Pensiunan pegawai PT Telkom Indonesia. Sekarang bertempat tinggal di Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungi website https://stsunaryo.com , ada yang baru setiap hari.

Learn More →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *