Cloud Hosting Indonesia
Order Sekarang!Dapatkan Diskon 75% Hosting + Gratis Domain!

Kok Bisa Gitu? Rahasia Sate Ratu Memiliki Pelanggan Dari 85 Negara

Sate Ratu sebagai tempat kuliner di Yogyakarta yang sudah memiliki nama besar serta memiliki pelanggan dari 85 negara ini tentu sudah melewati perjalanan panjang berliku untuk bisa menjadi seperti sekarang ini.

Sate Ratu yang mengandalkan Sate sebagai menu utamanya, sudah memulai usahanya sejak 5 tahun yang lalu. Perjuangan panjang dengan effort yang tidak kecil, Jatuh bangun, tentu sudah dialami oleh Fabian Budi Seputro sang founder.

Berbagai penghargaan dan kejuaraan dalam bidang kuliner sudah pernah diraih. Terakhir pada tahun 2019 silam, Sate Ratu meraih Juara Nasional Kategori Sate, Unilever Food Solution, NGULIK RASA 2019.

sate ratu, kuliner di yogyakarta

Buku Sate Ratu Edisi Kedua

Sebagai rasa syukur atas pencapaian Sate Ratu yang luar biasa, Fabian Budi Seputro membeberkan semua rahasia usahanya kedalam buku edisi kedua Sate Ratu yang berjuduk “Kok Bisa Gitu? Rahasia Memiliki Pelanggan Dari 85 Negara“.

sate ratu kok bisa gitu?

Buku Edisi kedua ini adalah kelanjutan dari buku edisi pertama yang berjudul “Budi Seputro Leaving The Comfort Zone” yang sudah terbit pada tahun 2018-2019 dan lebih banyak membahas secara personal tentang perjalanan hidup.

Sedangkan di edisi ini Budi Seputro akan membahas secara tuntas Sate Ratu. Segala seluk beluk usaha dari awal, pedoman-pedomannya, rahasia-rahasianya, trik dan tips nya hingga pencapaian seperti saat ini mendapatkan pelanggan dari 85 Negara.

Tahap demi tahap, pencapaian demi pencapaian dituliskan dengan runtut dan mudah dipahami di buku ini. Dibagi dalam dua kelompok besar yang menjadi pijakan Sate Ratu berproses, yaitu milestone pertama dan milestone kedua.

Milestone Pertama

Milestone pertama menandai keberadaan usaha kuliner ini yang dimulai dari usaha angkringan oleh empat bersahabat yang bertekad untuk memiliki usaha sendiri. Usaha kuliner pertama ini kemudian mereka namakan Angkringan Ratu.

Dikisahkan juga bagaimana akhirnya Budi Seputro harus menjalankan usaha ini sendiri karena ketiga sahabatnya mundur karena berbagai pertimbangan.

Perjuangan membesarkan Brand usaha ini pun dimulai dari tahun pertama sampai tahun keempat. Di milestone pertama inipun di ceritakan tentang bagaimana kemudian usaha kuliner ini berganti nama dari Angkringan Ratu menjadi Sate Ratu.

Tahun Pertama Sampai Tahun Keempat

Seperti di cetitakan bahwa tahun petama adalah tahun yang penuh perjuangan. Bagaimana kemudian istrinya harus dilibatkan karena keterbatasan tenaga. Dengan modal pas-pasan, tapi dengan tekad kuat dan manajemen keuangan yang super ketat akhirnya usaha ini dapat terus bertahan.

Menurut Budi Seputro, tahun pertama ini adalah tahun yang sangat krusial. Karena di tahun pertama ini godaan untuk menutup dan meninggalkan usaha biasanya sangat besar. Hal ini karena perkembangan usaha dan profit yang didapat masih belum bisa di katakan cukup. Lalu bagaimana tips nya ? Belaiupun mengungkapkan secara detail di buku edisi kedua ini.

Menginjak tahun kedua Average Revenue Sate Ratu mulai naik secara signifikan. Kenaikan ini merupakan hasil kerja keras di tahun pertama. Mulai tahun kedua ini pula, Budi Seputro bersama istri memutuskan untuk mulai mempekerjakan karyawan untuk membantu.

Di tahun kedua ini juga adalah awal Sate Ratu mengikuti berbagai macam kompetisi. Kompetisi pertama adalah event “Kecap Bango, Penerus Warisan Kuliner” Sebuah acara berskala Nasional untuk mencari produk-produk autentik dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagaimana kemudian event ini menjadi semakin memperkaya pengalaman dan pengetahuan yang berimbas pada perkembangan usaha yang sedang digeluti, itupun juga di ceritakan di buku ini.

DI tahun ketiga, mulai banyak tawaran untuk franchise. Namun semua tawaran ini ditolak dan tetap pada konsep semula bahwa Sate Ratu tidak akan ada Franchise. Apa alasan yang melatarbelakanginya ? Pak Budi mengisahkannya pada bagian Tahun ketiga di buku ini.

Di Tahun ketiga ini diceritakan juga tentang Pak Budi Seputro yang mengajak kembali pak Lanang, sahabatnya yang dulu ikut mendirikan Angkringan Ratu. Juga bagaimana ketika mendapatkan order dengan jumlah sangat besar namun ditolak.

Ada kejadian unik yang mungkin belum banyak diketahui oleh banyak orang tentang Trip Advisor. Kejadian ini menimpa Sate Ratu yang mengandalkan salah satu sumber pengunjung atau pelanggannya dari portal ini.

Trip Advisor ternyata merubah algoritma pencariannya pada tahun ketiga ini. Perubahan algoritma Trip Advisor ini sangat berpengaruh pada jumlah pelanggal di Sate Ratu. Kalau dulu selalu muncul di hasil pencarian, kali ini tidak.

lalu bagaimana Pak Budi Seputro mensikapi situasi ini ? Pastilah ada tips dan trik yang dibagikan.

Bagaimana mensikapi tamu, juga menjadi salah satu bahasan menarik di buku ini. Tamu reseh, Tamu Inspiratif, keduanya bisa diambil sebagai satu hal yang positif untuk kemajuan usaha.

Tahun keempat menandai diperluasnya area tamu dan bakaran. Dimana saat itu dirasakan area tamu dan bakaran dirasakan mulai kurang karena semakin banyaknya tamu yang datang.

Milestone Kedua

Di Milestone kedua ini, Sate Ratu mulai aktif mengikuti berbagai kejuaraan dan Festival. Selain untuk menambah pengetahuan, berbagi dengan pelaku usaha kuliner di seluruh penjuru Tanah air, juga efeknya untuk Brand Sate Ratu sangat baik.

Di Buku Edisi kedua pada bagian Milestone kedua ini banyak dibagikan tentang Tips & Trik bagaimana seharusnya usaha dijalanakan dan Brand dipertahankan.

Seperti tentang bagaimana menyikapi perkembangan teknologi, Bagaimana untuk tidak terlalu mendengarkan pendapat tamu soal rasa, melakukan marketing yang benar, bahayanya saat bisnis menjadi besar dan lain sebagainya. Cukup lengkap dan mudah dipahami.

Dibagikan juga kisah-kisah inspiratif dari kejadian saat pelanggan berkunjung ke Sate Ratu. Betapa pentingnya tamu dalam sebuah usaha kuliner, semua di beberkan dengan sangat gamblang di buku “kok bisa gitu? Rahasia memiliki pelanggan dari 85 Negara” ini.

Yang juga menarik dari bagian Milestone kedua ini adalah pada halaman FAQ yang memudahkan pembaca untuk lebih memahami apa, siapa, bagaimana, mengapa Sate Ratu. Ada banyak pertanyaan panduan dengan jawaban yang langsung pada pokok permasalahan.

Tahun Kelima

Tahun kelima adalah tahun dimana usaha ini dilanda badai pandemi Covid-19 yang mengharuskan memutar otak membuat strategi usaha ini tetap berjalan.

Pandemi tidak hanya berefek pada Sate Ratu saja, tapi juga semua usaha di Indonesia bahkan di luar negeri. Tetapi Puji Syukur bahwa Sate Ratu termasuk salah satu usaha kuliner di Yogyakarta yang mampu bertahan.

Tidak ada satupun karyawan yang dirumahkan, walaupun kondisi tidak lagi sama seperti sebelumnya. Budi Seputro mengisahkannya dengan apik di buku edisi keduanya ini. Bagi saya, ini bisa jadi buku rujukan bagus bagi anda pelaku bisnis kuliner agar tetap bisa bertahan di masa pandemi seperti sekarang ini

Sate Ratu mampu bertahan di masa sulit, bahkan di tahun kelima masih ada orang luar negeri yang berkunjung. Seorang warga Negara Nepal mencatatkan dirinya sebagai pelanggan dari Negara ke-85.

Dan pada bulan agustus tahun 2020 lalu, Sate Ratu meraih predikat Travellers Choice Award dari Trip Advisor. Hal ini tentu saja memberikan kebahagiaan tersendiri bagi Pak Budi. Harapan dan semangat baru semakin membara walau di masa Covid-19.

Ditengah kegembiraan akan pencapaian ini, ternyata ada hal yang harus dipikirkan dengan serius oleh pak Budi Seputro, karena Jogja Paradise yang selama ini ditempati akan berhenti operasional. Artinya, Sate Ratu harus pindah lokasi walaupun kondisi Jogja Paradise setahun terakhir sudah di prediksi oleh beliau.

Sekitar januari-februari 2021, Sate Ratu akan menempati lokasi baru di Jl. Sidomuukti Tiyasan Condongcatur Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.

lokasi baru sate ratu
Bagaimana strategi setelah tahun kelima ?

Pak Budi masih yakin dengan Sate Ratu yang hanya ada satu dan tidak mempunyai cabang. Tetap dengan konsep autentik. Tetap mempertahankan kesan ramah dengan setiap tamu yang selama ini dikenal luas dan tentu saja tetap menjaga citarasanya yang mak nyus di lidah.

Bagian akhir dari buku ini berisi testimoni dari sahabat, pelanggan dan juga orang-orang dekat yang selama ini ikut berjuang bersama. Mengapa akhirnya mereka jatuh cinta dengan Sate Ratu dan sebagainya.

Satu hal yang membuat saya terkesan saat membaca tamat buku ini adalah, selain tetap berusaha dan mencari cara dan strategi terbaik, Pak Budi Seputro tetap mengandalkan campur tangan Tuhan sebagai penyelenggara utama hidup dan kehidupannya.

sedikit saya kutip kata-kata pak Budi dari buku edisi keduanya ini.

“Pencapaian sejauh ini, tidak mungkin akan terjadi tanpa campur tangan Tuhan yang sungguh sangat luar biasa. Saat Tuhan bilang A, terjadilah A – tak bisa ditolah, tak bisa dihalangi. Maka serahkan semua kepada Tuhan.
Fiat Voluntas Tua, terjadilah padaku menurut kehendakmu.
Tan hana wastu tan palalayang, tiada anugerah tanpa usaha sungguh-sungguh untuk menggapainya”,
– Fabian Budi Seputro –

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *